Hasil Studi menemukan kombinasi antara gelombang panas dan polusi partikulat halus yang tinggi bisa melipatgandakan resiko kematian. Foto: Peri/kosadata.com
Demi bisa menghindari dampak kesehatan akibat suhu ekstrem, Liu menyarankan untuk selalu update dengan prakiraan cuaca, sebisa mungkin diam di dalam ruangan saat suhu ekstrem, dan menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan saat suhu panas.
Selanjutnya, gunakan juga pakaian yang sesuai dengan cuaca, perhatikan hidrasi, serta pasanglah tirai jendela untuk mengurangi suhu dalam ruangan.
"Anda juga bisa menggunakan air purifier di dalam rumah, mengenakan masker di luar ruangan, menghindari jalan raya yang ramai saat berjalan kaki, dan memilih aktivitas luar ruangan yang tidak terlalu berat untuk membantu mengurangi paparan Polusi udara pada hari-hari dengan tingkat Polusi partikulat halus yang tinggi," jelas dia.
Studi ini juga merekomendasikan agar pemerintah menginformasikan tingkat Polusi partikel halus, saat memberikan peringatan suhu ekstrem kepada masyarakat. ***
Comments 0