Ziarah Kementerian PUPR ke makam Bapak Perumahan Indonesia Bung Hatta, di Tanah Kusir, Jakarta. Foto dok PUPR
Untuk itu, menurut Zainal Fatah dalam penyediaan perumahan layak huni perlu didukung dengan platform yang tepat, kreatif, efisien dan mengikuti teknologi terkini dalam pemutakhiran database kebutuhan berdasarkan data backlog dan RTLH, serta kemudahan mengakses data tata kelola perumahan yang terbangun bagi masyarakat guna memperoleh rumah layak bagi MBR.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, Bung Hatta merupakan salah satu tokoh penting yang sangat peduli dengan perkembangan perumahan di Indonesia.
"Selain sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Bapak Koperasi, Bung Hatta juga merupakan Bapak Perumahan Indonesia. Berbagai pemikiran dan kepedulian Bung Hatta terhadap perkembangan perumahan menjadikan Bung Hatta sebagai tokoh penting dalam bidang perumahan," ujar Iwan.
Dalam sambutannya pada Kongres Perumahan Rakyat Sehat di Bandung pada tanggal 25 Agustus 1950, Bung Hatta menegaskan bahwa Cita-cita untuk terselenggaranya kebutuhan perumahan rakyat bukan mustahil apabila kita sungguh-sungguh mau dengan penuh kepercayaan, semua pasti bisa.
Pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat tersebut menjadi dasar atas penyelenggaraan Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) setiap tahunnya.
Hal itu selaras dengan Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/M/2008 tanggal 6 Agustus 2008 tentang Hari Perumahan Nasional.
Comments 0