Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pembukaan The 25th International Capital Market Student Studies (ICMSS) di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2). Foto Istw
KOSADATA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pembukaan The 25th International Capital Market Student Studies (ICMSS) di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda untuk memperkuat pasar modal dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, ICMSS bukan sekadar kegiatan rutin mahasiswa. Forum ini merupakan salah satu ajang pasar modal internasional terbesar dan tertua yang diselenggarakan mahasiswa di Indonesia. Ia menilai keberhasilan ini lahir dari kerja keras dan kolaborasi yang konsisten.
Wagub Rano mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global yang terus berubah, generasi muda perlu memiliki pemahaman keuangan yang baik. Anak muda tidak hanya diharapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga bisa menjadi investor, inovator, dan penggerak ekonomi.
Ia menjelaskan, pasar modal memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan pembangunan. Saat ini, Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global yang modern dan berdaya saing. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jakarta pada 2025 tumbuh 5,21 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen. Kontribusi Jakarta terhadap ekonomi nasional juga mencapai 16,61 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor perdagangan, jasa keuangan, investasi, dan ekonomi kreatif. Aktivitas pasar modal menjadi salah satu faktor pendukungnya.
Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat ekosistem ekonomi melalui pengembangan ekonomi kreatif, startup digital, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Pemerintah juga membuka peluang kerja sama internasional.
Wagub Rano mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna sistem, tetapi juga menciptakan nilai dan inovasi. Ia menegaskan, pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi anak
Comments 0