Forum Prasasti Insights bersama kementerian ekonomi Kreatif membahas pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia
Executive Director Prasasti, Nila Marita, menilai penguatan Ekonomi Kreatif membutuhkan dialog kebijakan yang inklusif dan berorientasi solusi. Ia menekankan pentingnya konsistensi arah kebijakan dan kolaborasi lintas pihak.
“Kekuatan Ekonomi Kreatif nasional berakar pada keragaman lokal, talenta daerah, dan ekosistem kreatif di berbagai wilayah. Konsistensi kebijakan akan menentukan keberlanjutan sektor ini,” ujarnya.
Dari sisi subsektor, Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menilai Ekonomi Kreatif berkembang seiring kemajuan teknologi digital dan perubahan demografi. Saat ini, kontribusi terbesar masih berasal dari kuliner, fesyen, dan kriya.
Namun, ia menilai subsektor bernilai tambah tinggi seperti film dan musik perlu diperkuat agar struktur Ekonomi Kreatif lebih seimbang dan berdaya saing, terutama dengan dukungan platform digital dan layanan over-the-top (OTT).
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat ekosistem Ekonomi Kreatif melalui sinkronisasi kebijakan lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Kebudayaan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian UMKM, serta Kementerian Pariwisata. Langkah ini ditempuh agar Ekonomi Kreatif terintegrasi sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan berbasis daerah. (***)
Update berita terkini KOSADATA di Google News
Comments 0