Ekonom Pusat Kajian Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni. Foto: ist
“Sebaik apa pun programnya, jika dijalankan oleh pelaksana bermental korup, maka hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.
Menurutnya, birokrasi Indonesia masih kerap terjebak dalam pola kerja yang birokratis, tidak melayani, dan lambat menghadapi perubahan dunia yang cepat.
“Pemerintah perlu merevolusi mindset birokrasi dari dilayani menjadi melayani. Juga, memangkas regulasi yang berbelit agar program bisa dieksekusi lebih cepat,” pungkas Farouk.***
Comments 0