Allan menambahkan dengan penggunaan listrik sebagai bahan bakar, KCJB sekaligus mendukung energi hijau. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 di mana Indonesia turut berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.Â
"Ini adalah energi hijau yang menjadi langkah awal yang baik untuk memastikan bahwa pembangunan daerah dan negara masih mementingkan keberlanjutan planet kita ini." tambah Allan.Â
Kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki panjang trase 142,3 km yang terbentang dari Jakarta hingga Bandung, Kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki empat stasiun pemberhentian yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar dengan satu depo yang berlokasi di Tegalluar. Setiap stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi massal di setiap wilayah.Â
“Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur di Jakarta. Pasokan listrik Jakarta disuplai dari 6 subsistem dengan total kapasitas pasok mencapai 8.848 MW. Dengan kondisi tersebut, dipastikan bahwa suplai listrik Jakarta siap digunakan untuk pengembangan dan pembangunan demi kemajuan bangsa,†tutup Doddy.
Â
Comments 0