Dihadapan Diaspora Indonesia di Berlin, Pramono Ungkapkan Rencananya Buat LPDP Versi Jakarta

Restu Hanif
Nov 29, 2025

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bertemu dengan diaspora Indonesia di Berlin. Foto: ist.

KOSADATA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan bantuan pendidikan tinggi bagi generasi muda Jakarta untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri layaknya program LPDP yang dijalankan oleh pemerintah pusat.

“Kami akan adakan “LPDP versi Jakarta”. Harapannya, anak-anak muda di Jakarta semakin terpacu dan mendapatkan kesempatan bersekolah di luar negeri, kemudian kembali ke Jakarta untuk bersama-sama membangun kota,” ucap Pramono dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu, 29 November 2025 di Jakarta.

Dalam pertemuannya dengan Diaspora Indonesia di Berlin tersebut, Pramono juga menerangkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memperluas cakupan penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang pendidikan S2 dan S3.

Rencaanya tersebut ditopang oleh kebijakannya dengan melakukan pemutihan ijazah dengan target 6.652 peserta didik sepanjang tahun 2025.

“Dengan pemutihan ijazah, mereka bisa melanjutkan pendidikan tinggi atau bekerja. Diharapkan, kesejahteraan mereka juga semakin meningkat,” ungkap Pramono 

Menurutnya, pemangunan Jakarta menuju kota global harus dimulai dengan membangun sumber daya manusia yang berkualitas terlebih dahulu, termasuk dengan memberikan akses bagi generasi muda untuk mengecap pendidikan yang layak.

“Jakarta dibangun mulai dari masyarakatnya. Jakarta bertekad membangun kota yang ramah dan inklusif untuk semua warganya,” ucapnya.

Untuk mendukung program tersebut, Pramono mengajak kepada seluruh Diaspora Indonesia dalam mewujudkan Jakarta sebagai Top 50 Global City.

 Menurutnya, Diaspora Indonesia dapat mengisi berbagai bidang strategis, seperti bisnis dan ekonomi; ketenagakerjaan; pariwisata dan branding; lingkungan yang berkelanjutan; infrastruktur dan mobilitas; riset dan inovasi; serta tata kelola kelembagaan.

“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan rekan-rekan diaspora. Melalui knowledge exchange untuk transfer ilmu dan teknologi baru


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0