Sungai Cibaruyan dengan kejernihan airnya memberikan kesejukan bagi pelancong. Foto: kosadata.
KOSADATA-Ada tempat di Priangan Timur yang membuat siapa pun ingin melepas sandal, menggulung celana, dan membiarkan kaki menyentuh air bening yang sejuknya menampar manis kulit.
Namanya Curug Jami dan Sungai Cibaruyan—dua tetangga dekat di kaki Gunung Sawal, Kabupaten Ciamis, yang kini ramai dibicarakan para pelancong, terutama mereka yang mencari kesegaran alam tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Curug Jami dan Sungai Cibaruyan ini berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, berjarak 27 kilometer dari pusat kota.
Perjalanan menuju Cibaruyan dimulai dari jalur setapak di samping Curug Jami. Hanya lima sampai sepuluh menit berjalan, suara air mengalir makin keras seperti memanggil-manggil. Tiket masuk? Hanya Rp2.000.
![]()
“Harga begitu, air jernih begitu… kayak mimpi yang tidak perlu dibangunkan,” celetuk, Komariah, salah satu pengunjung asal Tasikmalaya, belum lama ini.
Sungai Cibaruyan memang jernih—jernih yang membuat bebatuan di dasar sungai seperti kaca etalase. Arusnya tidak terlalu ganas, tapi cukup deras untuk mengajak siapa pun bermain air. Anak-anak biasanya langsung melompat. Orang dewasa? Biasanya pura-pura jaim sebentar, lalu ikut basah juga. Ada juga penyewaan ban yang bisa dipakai sebagai pelampung, atau permainan tubing.
Di tepi sungai, warga setempat menyediakan fasilitas sederhana tapi membuat betah: saung teduh, kamar bilas, warung jajanan, kursi bambu untuk selonjoran, hingga penjual hasil kebun yang mangkal di saung pedesaan. Bahkan ada yang menawarkan nasi liwet mengepul—aroma yang bikin rencana pulang tertunda satu jam lagi.
![]()
Tak jauh dari sini, ada Curug Jami yang lebih dekat dari parkir kendaraan atau jalan raya. Air terjun setinggi 30 meter itu jatuh seperti tirai
Comments 0