Ciptakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Pertamina Kembangkan Ekosistem SAF

Restu Hanif
Oct 24, 2025

Ajang 15th International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) Regional Stakeholder Meeting Southeast Asia. Foto: ist.

pengembangan SAF, dimulai dari pengumpulan UCO hingga proses pengolahan dan penggunaannya untuk pesawat terbang, dimana Subholding PT Kilang Pertamina International (KPI) menyediakan fasilitas co-processing untuk mengubah minyak jelantah menjadi SAF, PT Pertamina Patra Niaga berperan dalam distribusi bahan bakar dan PT Pelita Air Service sebagai maskapai penerbangan milik Pertamina, berperan sebagai pengguna.

Dengan demikian, Agung menerangkan bahwa Pertamina kini telah memiliki rantai Ekosistem pendukung pengembangan SAF yang lengkap dan berkelanjutan.

Mulai dari pengumpulan minyak jelantah hingga produksi SAF, lalu penggunaannya dalam penerbangan. Suplai UCO berpotensi meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan dari kawasan, Eropa, dan Amerika Serikat,” ucapnya.

Agung menjelaskan, keberhasilan pengembangan Ekosistem SAF tersebut menjadi bukti nyata bahwa ekonomi sirkular dapat berjalan di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Dampaknya, SAF dapat mengurangi hingga 84 persen emisi karbon dari penerbangan internasional. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk mengembangkan SAF bagi Indonesia dan dunia,” tutupnya.***

Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0