Cemas dan Mudah Sedih, Tanda Lemahnya Iman, Ini Penyebab dan Solusi

Ida Farida
Feb 20, 2025

KH Abdullah Gymnastiar. Foto: Daarut Tauhid

yang memiliki tujuan hidup yang jelas, seperti mereka yang berusaha menyempatkan waktu untuk hadir ke Daarut Tauhiid, adalah contoh mereka yang punya komitmen terhadap tujuan hidupnya," tegasnya.

 

Faktor kedua adalah kebiasaan menunda pekerjaan. "Menunda-nunda pekerjaan hanya akan menambah beban hidup. Ini adalah salah satu cara setan untuk menjauhkan kita dari amal shaleh," ujarnya.

 

Faktor ketiga adalah kenikmatan duniawi yang membuat seseorang lalai dan terbuai dalam kenyamanan hidup. Biasanya, hal ini terjadi pada mereka yang hidup dalam kemewahan dan kenyamanan, sehingga lupa akan tujuan hidup yang lebih besar.

 

Terakhir, KH Abdullah Gymnastiar mengingatkan tentang pentingnya disiplin. Orang yang tidak disiplin dalam hidupnya cenderung mudah terjerumus dalam kemalasan. Disiplin, menurutnya, adalah kunci untuk menghindari hidup yang hanya mengikuti keinginan semata.

 

Sebagai penutup, KH Abdullah Gymnastiar mengajak kita untuk berusaha menjauhkan diri dari sikap malas dan melatih diri untuk hidup dengan tujuan yang jelas, serta senantiasa mengingat Allah dalam setiap langkah hidup. "Semoga kita semua mampu berusaha menjauhkan diri dari sikap malas dan selalu berusaha memperbaiki iman kita," ujarnya dengan penuh harapan.

 

Semoga nasehat ini menjadi pengingat bagi kita semua, agar selalu menjaga kekuatan iman, menghindari kecemasan yang berlebihan, dan tidak terperangkap dalam kesedihan yang tidak perlu.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0