Sebelum menjabat Direktur Utama Bank DKI, sosok Fidri Arnaldy pernah ditugaskan pada berbagai bidang, mulai dari pemasaran baik kredit dan dana, audit internal, operasional, hingga hubungan kelembagaan konvensional maupun syariah, menjabat sebagai Pemimpin Wilayah Bank BRI hingga Direktur Bisnis Ritel Bank BRI Syariah.
Dalam perjalanan karirnya sepanjang lebih dari 32 tahun, ia merupakan tokoh dibalik suksesnya Bank BRI Syariah dalam implementasi digital loan (I Kurma) yang merupakan aplikasi digital untuk memproses pembiayaan mikro dan harga saham menyentuh angka tertinggi pada level Rp3.350 dan masuk kedalam kelompok perbankan BUKU 3 dari sebelumnya yang berada pada kelompok perbankan BUKU 2.
Dibawah kepemimpinannya, peningkatan kinerja Bank DKI juga semakin tumbuh pesat dan sehat, tercermin dari Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Bank DKI kategori 2 (Baik) selama 2 tahun. Bank DKI menutup tahun 2022 dengan mencatat laba bersih periode sebesar Rp939,11 miliar, yang merupakan pencapaian laba tertinggi Perseroan sejak berdiri.
Laba tumbuh 29,11% dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp727,36 miliar. Belum lagi capaian peningkatan peringkat investasi Bank DKI oleh PEFINDO dari sebelumnya “idAA- (Double A Minus)†sejak tahun 2018 menjadi “idAA (Double A)†dengan outlook stabil.
Bank DKI juga semakin adaptif dalam pengembangan layanan perbankan digital untuk memperluas akses keuangan masyarakat seperti super apps JakOne Mobile, simple apps JakOne Pay, JakOne Abank dan layanan perbankan digital lainnya seperti Cash Management
Comments 0