Foto: ist
Menutup arahannya, AHY menegaskan bahwa penguatan hubungan antarmanusia atau people-to-people connection menjadi elemen penting dalam membangun kerja sama antarnegara yang berkelanjutan, melampaui dinamika politik dan ekonomi.
Short course ke Republik Rakyat Tiongkok dijadwalkan berlangsung pada 6–16 Januari 2026 dan diikuti 29 peserta dari lingkungan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama berkelanjutan di bidang pengembangan SDM dan pembangunan infrastruktur antara Indonesia dan Tiongkok.
Kegiatan pengarahan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ayodhia G. L. Kalake; Deputi Rachmat Kaimuddin; Deputi Nazib Faizal; Deputi Ronny Hutahayan; serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, Merry Riana, dan Irjen Pol Arif Rachman.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal google news kosadata.
Comments 0