Foto: ist.
KOSADATA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) terus menggali peran strategis teknologi geospasial dalam mendukung masa depan energi bersih Indonesia. Hal ini menjadi sorotan utama dalam Geography Seminar Series 2nd bertema “Dari Data ke Daya: Optimalisasi energi melalui teknologi geospasial” yang digelar di kampus ITPLN beberapa waktu lalu.
Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., MT., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa teknologi geospasial sangat relevan dengan tantangan sektor energi saat ini yang menuntut efisiensi, akurasi, dan keberlanjutan.
“teknologi geospasial kini memegang peranan penting dalam pengelolaan energi. Melalui integrasi berbasis lokasi, kita dapat mengidentifikasi potensi energi, termasuk energi baru terbarukan, melakukan perencanaan distribusi yang lebih tepat, serta memantau infrastruktur secara real-time,” ujsr Iwa dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan geospasial tidak hanya meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan dampak lingkungan. Pendekatan ini menjadi kunci dalam mendukung transformasi energi nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem PLN, ITPLN memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang geospasial. Iwa mengapresiasi Program Studi Geografi yang terus menghadirkan diskusi akademik relevan dengan kebutuhan industri energi.
“Kegiatan seperti ini penting agar mahasiswa memahami relevansi langsung keilmuan mereka terhadap kebutuhan sektor energi nasional,” ucapnya.
Seminar ini menghadirkan praktisi dan akademisi kompeten di bidang energi dan geospasial, antara lain General Manager PLN UIT JBB Himmel Sihombing, peneliti senior BRIN Bono Pranoto, Engineer PT GPS Lands Indosolutions Sondang Riski Wanti Sihombing, serta akademisi
Comments 0