Pertamina Genjot Literasi Keberlanjutan, Soroti Tantangan Transisi Energi

Ida Farida
Nov 05, 2025

Foto: dok. Pertamina

KOSADATA — PT Pertamina (Persero) mempertegas komitmennya dalam mengedukasi publik mengenai peran strategis perusahaan, khususnya terkait keberlanjutan energi nasional. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menekankan bahwa konsep keberlanjutan harus dipahami secara utuh, tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga mencakup aspek ekonomi dan sosial yang saling berkaitan.

Menurut Arya, mandat Pertamina sebagai perusahaan energi nasional menuntut pendekatan yang lebih holistik. 

“Keseimbangan antara bisnis dan tanggung jawab sosial tidak bisa dipisahkan. Semuanya harus berjalan beriringan,” ujar Arya dalam keterangannya, Rabu, 5 November 2025.

Ia menjelaskan, melalui strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy, Pertamina menjaga ritme bisnis antara optimalisasi usaha eksisting dan pengembangan bisnis rendah karbon. 

Dua langkah itu disebut menjadi kunci memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjawab tekanan transisi energi global.

Di luar ranah bisnis, Arya menyoroti peran sosial perusahaan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program Desa Energi Berdikari (DEB) disebut menjadi salah satu inisiatif unggulan yang memberikan dampak berlipat kepada masyarakat. 

“DEB bukan hanya membuka akses energi bersih, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” kata Arya.

Pertamina juga menjalankan berbagai program sosial lain, mulai dari penguatan UMKM, pemberdayaan perempuan, dukungan bagi penyandang disabilitas, hingga peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Arya menegaskan, kolaborasi menjadi kunci, termasuk dengan media, untuk memperluas jangkauan edukasi publik mengenai keberlanjutan.

Pertamina terus memperkuat sinergi dalam mendorong narasi konstruktif tentang keberlanjutan energi di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai pemimpin transisi energi nasional, Pertamina menargetkan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis demi mendukung pencapaian Net Zero Emission 2060. Upaya tersebut diklaim sejalan


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0