Buya Fauzi, Penanggung Jawab Aksi Nasional KSPI, sekaligus penanggung Jawab Aksi Nasional Partai Buruh.
Jakarta. KOSADATA- Menindaklanjuti sebaran informasi dari berbagai Media tentang informasi besaran presentasi kenaikan upah Buruh Indonesia untuk tahun 2026 sebesar 6,5%, seperti yang telah disampaikan oleh Menko Perekonomian di berbagai media massa, mengenai keputusan Presiden RI., Bapak Jendral TNI Prabowo Subianto, Buya Fauzi selaku Penanggung Jawab Aksi Nasional KSPI sekaligus Penanggung Jawab Aksi Nasional Partai Buruh menyampaikan bahwa Keluarga Besar KSPI dan Partai Buruh di seluruh Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI, Bapak Jendral TNI Prabowo Subianto.
“Karena hal ini merupakan bentuk negosiasi seorang kepala negara kepada Buruh Indonesia untuk menawarkan angka sebelum dimulainya pertemuan secara khusus antara para Presiden KSPI-Partai Buruh beserta seluruh jajaran dengan Presiden RI seperti yang terjadi pada akhir tahun 2024 yang lalu untuk menentukan angka pasti kenaikan upah Buruh Indonesia tahun 2026,” ungkapnya.
Meskipun demikian, Buya Fauzi menekankan hal ini tidak boleh menjadi angin surga yang membuat Buruh Indonesia menjadi terlena. Sesuai dengan Konferensi Pers KSPI-Partai Buruh hari ini yang digelar di Hotel Mega Proklamasi, Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh telah mengeluarkan perintah perjuangan .
Eskalasi Gerakan dan Aksi lapangan di seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi di Indonesia tetap harus ditingkatkan karena hingga saat ini KSPI bersama Partai Buruh belum merubah tuntutan. KSPI bersama Partai Buruh masih tetap pada tuntutan semula bahwa kenaikan upah Buruh Indonesia untuk tahun 2026 harus sebesar 8,5% s/d
Comments 0