Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih (tengah) dan Muhammad Zusron, Co-Founder & CEO Algaepark Indonesia (kiri) menjelaskan manfaat penerapan MPTree
KOSADATA — PT Cemindo Gemilang Tbk melalui brand Semen Merah Putih menunjukkan kemajuan signifikan dalam penerapan teknologi hijau di industri konstruksi. Perusahaan resmi mengumumkan keberhasilan inovasi MPTree—Fotobioreaktor Mikroalga yang berfungsi sebagai “pohon cair” penyerap emisi karbon dan polutan udara.
Pada gelar wicara bertajuk “Dari Laboratorium ke Dunia Nyata: Menumbuhkan Solusi Dekarbonisasi Industri Semen” di Jakarta, dijelaskan bahwa MPTree berkapasitas 200 liter mampu menyerap CO₂ setara dengan 16,08 pohon dewasa. Hasil uji lapangan di wilayah Yogyakarta dan Sukoharjo ini menegaskan peran Semen Merah Putih sebagai pelopor inovasi ramah lingkungan yang menjawab tantangan kualitas udara nasional.
Krisis polusi udara perkotaan semakin mendesak untuk diatasi—terlebih 70% emisi karbon nasional atau sekitar 123 juta ton CO₂ per tahun berasal dari sektor transportasi. Keterbatasan ruang terbuka hijau membuat penyerapan emisi melalui tanaman konvensional sulit dimaksimalkan.
MPTree hadir sebagai solusi efisien ruang dengan pemanfaatan mikroalga yang memiliki kemampuan penyerapan karbon hingga 15–50 kali lebih tinggi dibandingkan pohon biasa. Teknologi fotobioreaktor memastikan pengelolaan yang intensif, aman, dan berkelanjutan.
Sistem MPTree didukung integrasi IoT serta empat sensor pemantau real-time (CO₂, O₂, pH, suhu, dan kepadatan sel). Energi operasional berasal dari kombinasi panel surya dan PLN sehingga dapat berfungsi selama 24 jam penuh.
Setelah membuktikan efektivitasnya, instalasi MPTree akan diperluas, dimulai dari pemasangan di Plant Jatiasih, Bekasi pada Desember mendatang.
“Inovasi MPTree adalah bukti nyata bahwa komitmen net zero emission kami ditopang oleh sains dan investasi teknologi,” ujar Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing
Comments 0