Di samping itu, dalam penyelenggaraan Infrastruktur publik juga harus melihat dampaknya ke depan, terutama yang berkaitan dengan environment, social, dan government (ESG).Â
“Proses bisnisnya tetap harus mempertimbangkan dampak bagi lingkungan, terutama resiko kalau gagal memitigasi climate change. Kemudian masyarakat dan tata kelola pemerintahan. Tapi, sebagai public servant kita harus mengutamakan masyarakat, karena yang menggaji kita juga masyarakat,â€Â tegas Ignasius Jonan.
Terakhir, Menteri Basuki mengapresiasi Ignasius Jonan yang telah membagi pengalamannya selama memimpin beberapa lembaga negara dan badan usaha kepada para insan PUPR.
“Terima kasih atas pencerahannya mengenai leadership dan entrepreneurship, mudah-mudahan dapat mempengaruhi kita semua dalam mengambil keputusan. Dan yang terpenting, adalah apa yang dibutuhkan dan apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat,†tutup Menteri Basuki.
Comments 0