Kampanye keselamatan yang dilakukan Kemenhub di Bau Bau. Foto : dok Ditjen Perhubungan Laut
Lebih jauh Hartanto mengatakan Indonesia sebagai negara kepulauan dimana sebagian besar wilayah kita berupa perairan tentunya kita memerlukan sarana dan prasarana yang memadai baik untuk mengelola perairan maupun untuk memanfaatkan perairan sebagai penghubung antar pulau.
”Dengan sarana dan prasarana yang baik maka segala aktifitas antar pulau maupun kegiatan diperairan lainnya akan berjalan dengan lancar sehingga perekonomian Indonesia akan semakin maju dan berkembang” ujar Hartanto.
Apalagi beberapa bulan lagi, lanjut Hartanto kita akan menghadapi masa libur natal dan tahun dimana pada momen tersebut aktifitas masyarakat menggunakan kapal khususnya kapal penumpang akan meningkat, sehingga saya minta semua pemilik atau operator kapal penumpang termasuk kapal penumpang tradisonal untuk memastikan kapalnya selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal, tetap memperhatikan protokol kesehatan dan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para penumpang agar masyarakat yang menggunakan moda kapal penumpang tetap dapat terlayani dengan aman, nyaman dan selamat sampai dengan tujuan.
“Disamping itu saya juga meminta pemilik atau operator kapal lainnya untuk turut mendukung dengan memastikan kapal yang dioperasikan juga selalu memenuhi aspek kelaiklautan kapal agar distribusi logistik selama natal dan tahun baru berjalan lancar” ujar Hartanto.
Pada kesempatan ini, Hartanto menghimbau kepada seluruh kepala UPT Ditjen HUbla untuk selalu siap dan siaga dalam melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut serta selalu menjaga sinergitas dengan seluruh instansi dan stakeholder terkait di lingkungan masing-masing.
”Saya tekankan kembali bahwa kesadaran akan pentingnya pengawasan kelayakan kapal sebelum berlayar harus selalu ditanamkan dengan penuh kesungguhan” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Walikota Baubau, Laode
Comments 0