Jalan tol Jagorawi. Foto: dok Jasa Marga
KOSADATA - Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) adalah Jalan Tol pertama di Indonesia yang mulai beroperasi pada tahun 1978, menghubungkan wilayah Kota Jakarta Timur, Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.
Berperan sebagai urat nadi penghubung wilayah Jabodetabek, Ruas Tol Jagorawi selalu dijaga untuk tetap prima dengan memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan penataan lanskap hijau yang memberikan suasana segar bagi pengguna Jalan Tol.
Ruas Tol Jagorawi juga meraih sertifikasi bintang tiga dari International Road Assessment Programme (iRAP) untuk tingkat keselamatan serta meraih Juara 1 Jalan Tol Berkelanjutan dari Kementerian PUPR pada Tahun 2022.
Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Jagorawi, terus mengupayakan peningkatan pelayanan kepada pengguna Jalan Tol baik di bidang Layanan transaksi, Layanan lalu lintas, Layanan pemeliharaan dan Layanan tempat istirahat.
Ruas Tol Jagorawi memiliki 26 Gerbang Tol dengan gardu operasi sebanyak 144 gardu yang terdiri dari 69 Gardu Tol Otomatis (GTO) single, 63 GTO Multi, serta 12 Oblique Approach Booth (OAB) Single di tambah 19 unit Mobile Reader.
Ruas Tol Jagorawi sepanjang ±59 Km menghubungkan beberapa ruas Jalan Tol seperti: Ruas Tol Dalam Kota, Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR 1), Ruas Tol Cinere-Jagorawi, Ruas Tol Cimanggis-Cibitung, Ruas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), dan Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi.
Selain berperan bagi terbentuknya jaringan jalan, Ruas tol Jagorawi yang rata-rata harian dilalui oleh 410 ribu kendaraan ini juga memberikan peran penting dalam berkembangnya ekonomi wilayah di sekitar Jakarta, baik berupa peningkatan properti hunian, kuliner, maupun destinasi wisata baru, terutama ketika masa
Comments 0