Hujan Mikroplastik di Jakarta, KAWALI Sebut Alarm Terakhir bagi Indonesia

Ida Farida
Oct 31, 2025

Foto: ist

KOSADATA — Hujan di Jakarta kini tak lagi sekadar air. Temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap, air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik. Fenomena ini disebut menjadi peringatan keras atas siklus baru pencemaran plastik di Indonesia.

Dalam penelitian BRIN, rata-rata 15 partikel mikroplastik ditemukan setiap hari pada setiap meter persegi area penelitian di Jakarta. Partikel-partikel itu berasal dari serat sintetis pakaian, debu kendaraan dan ban, sisa pembakaran sampah plastik, hingga degradasi plastik di ruang terbuka.

“Temuan ini menjadi alarm keras bahwa perilaku masyarakat urban dengan masifnya penggunaan material plastik telah menciptakan siklus baru pencemaran,” ujar Ketua Umum Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI), Puput TD Putra, Jum'at, 31 Oktober 2025.

Penelitian lain yang dilakukan antara Mei hingga Juli 2025 menempatkan Jakarta Pusat sebagai wilayah dengan tingkat kontaminasi mikroplastik udara tertinggi di Indonesia—sebanyak 37 partikel per dua jam per 90 sentimeter persegi. 

Kawasan padat seperti Tanah Abang disebut menjadi salah satu “titik panas” pencemaran, dipicu aktivitas industri tekstil dan pembakaran sampah yang buruk.

Kekhawatiran tak berhenti di udara. Studi kolaborasi antara sejumlah universitas dan lembaga penelitian sepanjang 2023–2024 menemukan mikroplastik pada 95 persen sampel darah, urin, dan feses partisipan. Paparan ini disebut berisiko menurunkan fungsi kognitif hingga 36 kali lipat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah menaruh perhatian serius terhadap temuan tersebut. “Kami memantau perkembangan ini dengan saksama karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat,” katanya.

Puput menilai persoalan ini menyingkap lemahnya kebijakan nasional dalam pengelolaan plastik. Menurut dia, pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang selama ini digembar-gemborkan sudah tidak

Related Post

Post a Comment

Comments 0