Foto: kosadata
KOSADATA — Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis,28 Agustus 2025 kemarin malam mengakibatkan kenaikan status pos pantau di sejumlah aliran sungai serta menimbulkan genangan di beberapa titik Jakarta.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhamad Yohan, mengatakan status siaga banjir mulai naik sejak Kamis malam di Pos Pantau Sunter Hulu.
“Pada pukul 23.00 WIB, status meningkat ke Siaga 3. Beberapa jam kemudian, Jumat (29/8) pukul 01.00 WIB, Pos Pantau Angke Hulu naik ke Siaga 2, lalu menjadi Siaga 1 pada pukul 02.00 WIB,” ujar Yohan dalam keterangannya, Jum'at, 29 Agustus 2025.
Akibatnya, genangan sempat terjadi di sembilan ruas jalan. Hingga pukul 19.00 WIB, hanya tersisa satu ruas jalan yang masih tergenang, yakni Jl. Bumi Cengkareng Indah (Rusun BCI), Cengkareng Timur dengan ketinggian air 20 sentimeter.
Sementara itu, delapan ruas jalan lain sudah surut. Lokasi tersebut antara lain Jl. Lingkar Luar Barat dan Jl. Ruko Mutiara Palem di Cengkareng Timur, Jl. Strategi Raya dan Jl. Basoka Raya di Joglo, Jl. Manyar Dalam dan Jl. Prepedan di Tegal Alur, serta Jl. Masjid Nurul Iman dan Jl. Lingkungan III.
BPBD mengerahkan personel untuk memantau wilayah rawan, berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna menyedot genangan.
“Kami juga memastikan tali-tali air berfungsi baik dan menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Targetnya, genangan bisa cepat surut,” kata Yohan.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi 112. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam,” kata Yohan.
Update terus
Comments 0