Foto: ist
“Ini ujian persatuan bangsa. Aceh, Sumut, dan Sumbar tidak boleh dibiarkan bertarung sendirian menghadapi bencana,” kata SGY.
Sebelumnya, ia juga mengirim surat terbuka kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, mendorong pembentukan Tim Khusus Bantuan untuk korban bencana di Sumatra. Pemprov DKI bersama BUMD telah mengirimkan bantuan sebagai bentuk solidaritas.
SGY menegaskan bahwa kebutuhan warga di tiga provinsi itu sangat besar: mulai dari dana, logistik, bahan pokok, obat-obatan, alat kesehatan, hingga tenaga relawan. Karena itu, ia menilai penting bagi Presiden Prabowo untuk mengimbau seluruh rakyat Indonesia agar terlibat dalam gerakan kemanusiaan berskala nasional tersebut.
“Semangat gotong royong adalah fondasi bangsa ini. Saat bencana sedahsyat ini terjadi, itulah saatnya kita berdiri bersama sebagai satu bangsa,” kata SGY.
SGY mengingatkan bahwa seluruh bentuk bantuan tetap harus mengacu pada mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. Akuntabilitas, koordinasi lintas lembaga, dan prosedur penyaluran bantuan perlu dijaga agar bantuan tidak tumpang tindih atau tidak tepat sasaran.
“Kita bergerak bersama, tetapi tetap tertib sesuai koridor hukum. Dengan begitu, gotong royong kita tidak hanya besar, tetapi juga efektif,” tutup SGY.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0