Sayangnya, misi pertama sang pembawa harapan itu untuk “membujuk†FIFA tidak menuai hasil, mission failed. Saya tidak sepakat dengan pesan Erick Thohir untuk menghadapi pembatalan Piala Dunia U-20 dengan kepala tegak.
Justru sebaliknya kita harus menundukan kepala serendah mungkin. Sepakbola kita selalu tertidur, bahkan untuk bermimpi saja tidak bisa.
Kita harus menanggapi ini dengan serius,kita dorong transparansi kepada PSSI perihal apa yang sebenarnya terjadi. Harus ada evaluasi secara menyeluruh karena ini adalah sebuah kegagalan total. Jika perlu, Erick Thohir perlu tampil sebagai Ksatria yang mengakui kegagalannya, yakni dengan cara mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PSSI. ***
Comments 0