Bersama KEC, UPI Ingin Perluas Akses Pembelajaran Bahasa Korea di SMP dan SMA

Ida Farida
Jul 30, 2025

UPI menggelar seminar bahasa Korea. Foto: dok. UPI

KOSADATAUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Korea Education Center (KEC) menggelar Seminar Nasional Bahasa Korea yang digelar di Auditorium Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) UPI Bandung, belum lama ini.

 

Seminar ini menjadi ajang kolaborasi pengajar, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas strategi memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Korea di tingkat SMP dan SMA.

 

Acara ini dihadiri guru Bahasa Korea, kepala sekolah, dan perwakilan instansi pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini, tema yang diangkat tak hanya menyoroti evaluasi praktik pengajaran, tetapi juga menyiapkan strategi menghadapi tantangan baru dalam pendidikan bahasa asing di Indonesia.

 

Presiden AJARI, Didin Samsudin, menegaskan pentingnya keterpaduan buku ajar, metode pembelajaran, dan asesmen. 

 

“Ketiganya bukan komponen yang berdiri sendiri. Semuanya menentukan arah dan kualitas pembelajaran, terutama dalam mendukung pembelajaran mendalam (Deep Learning),” ujar Didin dilansir dari laman resmi UPI, Rabu, 30 Juli 2025.

 

Menurut Didin, seminar ini menjadi ruang dialog untuk membangun strategi pengajaran yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif pada siswa. 

 

“Guru memiliki peran penting membangun jembatan antara sistem pendidikan Korea dan konteks lokal Indonesia, baik dari sisi kurikulum, sumber belajar, maupun pendekatan pedagogis,” tambahnya.

 

Direktur KEC, H.E. Kim Gyu Nyun, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus mendukung pengajaran Bahasa Korea di Indonesia melalui pelatihan guru, penyediaan materi ajar, dan kerja sama lain. 

 

“Kami ingin lebih banyak sekolah membuka program Bahasa Korea dan semakin banyak siswa yang terlibat aktif. Kami juga ingin membangun jembatan yang lebih luas agar pelajar Indonesia bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Korea,” kata Kim.

 

Penyelenggara berharap seminar

Related Post

Post a Comment

Comments 0