Agustinus Tamtama Putra, Foto: Ist
Tidak kurang banyak contoh yang bisa disebutkan untuk menggarisbawahi bahwa pemerintah DKI Jakarta memang berupaya untuk melayani rakyatnya dengan sungguh-sungguh bukan hanya demi kemanusiaan, tetapi lebih dalam lagi sebagai wujud kecintaan pada Tuhan Yang Mahaesa sebagai jiwa Indonesia dalam Pancasila. Dalam hal ini Pancasila menjadi konkret dan berdaya guna.
Tertib Administrasi
Kebijakan yang baik perlu sampai dengan baik demi kebaikan itu sendiri. Sejalan dengan itu maka mutlak diperlukan alur dan pengaturan yang juga baik agar niat-niat dan hal-hal baik yang hendak disalurkan itu bisa sampai dengan baik. Secara procedural pemberian aneka bantuan sudah dijalankan oleh pemerintah dengan harapan sampai pada masyarakat sehingga pada gilirannya bermanfaat untuk masyarakat.
Hal ini hanya mungkin terjadi jika, dan hanya jika, seluruh elemen masyarakat juga dapat bekerjasama dengan baik bersama pemerintah. Kerjasama yang baik itu hendaknya bersifat mutual dalam artian bukan hanya satu arah, melainkan timbal balik. Jika pemerintah membantu dari hati, maka masyarakat juga menerima dengan hati.
Jika pemerintah membantu dengan jujur—apalagi mengingat landasan rohani diatas—harapannya gayung pun bersambut dari masyarakat berupa kejujuran dan hati yang tulus bekerjasama. Wujudnyatanya seperti apa? Cukup dengan tertib administrasi berupa Data Kependudukan yang transparan dan tidak manipulatif. Data Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk yang memang sesuai dengan kenyataan di lapangan adalah harapan pemerintah DKI Jakarta atas masyarakatnya.
Pemerintah lantas tidak merasa ditipu atau dibohongi oleh sebab data-data tersebut tidak sesuai
Comments 0