Air Bersih Mengalir ke Muara Angke, PAM JAYA Hadir Jadi Solusi

Ida Farida
Nov 17, 2025

Dirut PAM JAYA, Arief Nasrudin meninjau proyek pembangunan jaringan air minum perpipaan di Muara Angke. Foto: dok. PAM JAYA

KOSADATA - PAM JAYA berkoordinasi dengan Kelurahan Pluit dan pengurus RW 22 untuk membangun jaringan air minum perpipaan yang akan langsung mengalir ke rumah-rumah warga di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.

Pasalnya, warga RW 22 Kampung Nelayan, Muara Angke, menghadapi kesulitan akses air bersih selama bertahun-tahun. Mereka harus mengeluarkan hingga Rp1 juta per bulan untuk membeli air layak pakai. 

"Kami hadir untuk memberikan solusi. Warga Muara Angke berhak mendapatkan akses air minum perpipaan yang layak, stabil, dan terjangkau," ujar Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin dalma keterangannya, Senin, 17 November 2025.

Diketahui, kondisi air tanah di daerah itu yang payau membuat warga bergantung pada air olahan sederhana dari RW atau pedagang keliling yang menjual air Rp2.000–Rp3.000 per jeriken. 

Beban biaya ini sangat berat bagi warga. Setelah situasi ini ramai dibicarakan publik, PAM JAYA langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi di lokasi. Hasilnya jelas, wilayah ini memang belum terhubung dengan jaringan perpipaan PAM JAYA.

Menurut Arief, pembangunan jaringan air minum perpipaan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga upaya mewujudkan keadilan akses air bagi seluruh warga Jakarta, termasuk mereka yang selama ini belum terlayani.

Respons warga sangat positif. Hingga saat ini, 200 warga sudah mendaftar sambungan baru dari total potensi sekitar 1.700 rumah. Pendaftaran ini menunjukkan harapan besar warga bahwa beban biaya air yang selama ini mereka tanggung akan segera berkurang. 

"Kami targetkan air dapat mengalir pada Triwulan II tahun 2026. Dengan jaringan perpipaan PAM JAYA, masyarakat tidak lagi terbebani biaya air yang tinggi dan bisa menikmati


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0