“Air Mata Mualaf”: Film Religi Keluarga yang Menyentuh Perjalanan Mencari Jalan Hidup

Abdillah Balfast
Nov 20, 2025

Pemain dan kru film Air Mualaf

KOSADATA - Film Air Mata Mualaf resmi diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers dan pemutaran khusus untuk media yang digelar pada Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah penting menjelang penayangan film tersebut di jaringan bioskop seluruh Indonesia pada 27 November 2025.

Sutradara Indra Gunawan menjelaskan bahwa film ini menyoroti dinamika keluarga, perbedaan keyakinan, serta perjalanan seseorang dalam menemukan arah hidupnya. Ia menegaskan bahwa film ini tidak bermaksud menghakimi pihak mana pun, melainkan berupaya menghadirkan potret manusia yang dihadapkan pada pilihan besar.

“Fokus kami adalah memotret manusia dengan ketakutan dan keberaniannya. Setiap orang pernah berada pada titik ketika ia harus memilih jalannya sendiri,” ujar Indra.

Produser Dewi Amanda menambahkan, keberanian untuk mengangkat isu yang sensitif justru lahir dari kedekatan film ini dengan realitas yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perbedaan dalam keluarga bisa memunculkan kecemasan, namun juga menjadi ruang untuk tumbuh dan belajar bersama.

“Hidayah atau jalan hidup bukan datang dari paksaan manusia,” ucapnya.

Dalam sesi tanya jawab, para pemeran utama berbagi pengalaman selama proses syuting. Acha Septriasa, yang memerankan tokoh Anggie, mengatakan bahwa karakter tersebut mencerminkan keteguhan seorang perempuan yang memilih berdasarkan nurani.

Achmad Megantara, pemeran seorang ustaz, menuturkan bahwa setiap individu memiliki perjalanan spiritual yang unik dan tidak selalu mudah dipahami oleh orang lain.

Sementara itu, Rizky Hanggono mengakui bahwa beberapa adegan dalam film ini membangkitkan memorinya terkait dinamika hubungan keluarga yang pernah ia alami.

Pemutaran khusus untuk media setelah konferensi pers memperlihatkan bagaimana Air Mata Mualaf menggambarkan konflik tanpa menghadirkan tokoh antagonis. Setiap karakter memiliki cinta, alasan, serta perjuangan masing-masing


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0