Program Co-Firing PLTU PLN Mampu Tekan Emisi Karbon Hingga 717 Ribu Ton CO2
Hingga triwulan III 2023, PLN mampu memproduksi energi bersih sebesar 718.458 Megawatt hour (MWh) dan berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 717.616 ton CO2 melalui teknologi co-firing.
Lamhot Sinaga Dukung Upaya PLN Jalankan Langkah Dekabornisasi
Lamhot Sinaga menilai upaya pemerintah Indonesia dan PLN dalam menurunkan emisi karbon di sub sektor kelistrikan telah berada di jalur yang tepat untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.
Terobosan Co-Firing PLTU, Substitusi Batubara yang Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Ekosistem biomassa pun terus dikembangkan dengan menggandeng komunitas lokal, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga Pemerintah Daerah setempat sekitar lokasi sumber biomassa.
Kementan Dorong PLN Optimalkan Lahan Kritis untuk Pengembangan Biomassa
Pada 2024, konsumsi biomassa yang digunakan dalam teknologi co-firing PLN tercatat mencapai 1,62 juta ton, naik signifikan dibandingkan 2023 yang hanya 1 juta ton.