Ulang Tahun ke-23, PLNE Pasang Target Jadi Jawara Enjiniring Dunia 2030

Abdillah Balfast
Oct 05, 2025

23 Tahun perjalanan, PLN Enjiniring sukses mencapai 100% sertifikasi insinyur profesional sebagai bukti penguatan SDM menuju kelas dunia. Foto: dok. PLN Enjiniring

KOSADATA — Memasuki usia ke-23 tahun, PLN Enjiniring meneguhkan langkah besar menuju World Class Engineering Champion 2030. Dengan mengusung tema “Empowering Future Engineering”, perusahaan yang menjadi tulang punggung enjiniring ketenagalistrikan nasional itu menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan karya terbaik bagi Indonesia sekaligus mengangkat nama bangsa di kancah global.

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menyebut semangat World Class Engineering Champion 2030 merupakan tekad kolektif seluruh insan perusahaan.

“Melalui SDM yang sepenuhnya tersertifikasi, dukungan teknologi modern, dan kemitraan global, PLN Enjiniring siap menjawab tantangan ketenagalistrikan masa depan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” ujar Chairani dalam keterangannya, dikutip Minggu, 5 Oktober 2025.

Transformasi menuju kelas dunia dijalankan lewat penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), pencapaian 100 persen sertifikasi insinyur profesional, serta perluasan kemitraan strategis dengan mitra global. 

Langkah ini diyakini akan membuat PLN Enjiniring semakin tangguh dalam mengawal eksekusi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan target Net Zero Emission 2060.

Sebagai garda terdepan enjiniring ketenagalistrikan nasional, PLN Enjiniring membangun fondasi kokoh melalui beragam terobosan strategis. Peningkatan kualitas SDM ditempuh lewat program pengembangan kompetensi dan pembentukan calon pemimpin masa depan. 

Di sisi lain, perusahaan juga menerapkan standarisasi mutu serta tata kelola ketat agar setiap karya enjiniring memenuhi standar internasional.

Teknologi digital seperti Building Information Modelling (BIM) dan smart asset management mulai diterapkan untuk memastikan efisiensi, presisi, dan keandalan di setiap proyek kelistrikan. 

Tak berhenti di situ, perluasan kolaborasi dengan mitra global turut dilakukan guna mempercepat alih pengetahuan, transfer teknologi, serta membuka akses ke jaringan internasional.

Dengan kekuatan tersebut, PLN Enjiniring mencatat


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0