Foto: ist
Menurut JSC, transformasi digital telah mempercepat layanan publik sekaligus memperkuat posisi Jakarta menuju cita-cita besar sebagai kota global—sebuah status yang menandai daya saing internasional dalam ekonomi, inovasi, dan kolaborasi lintas negara.
GDTE 2025 menjadi panggung pembuktian. Jakarta menunjukkan kesiapan untuk berkolaborasi, baik melalui investasi langsung, proyek percontohan, maupun inisiatif bersama jangka panjang.
“Membangun kota cerdas bukan pencapaian sekali waktu, melainkan proses berkelanjutan. Kuncinya ada pada kolaborasi pemerintah, swasta, akademisi, dan tentu saja warga Jakarta,” tutur Koharudin.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, Jakarta diharapkan mampu melangkah lebih dekat menuju status kota global yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0