Pramono Bertemu dengan Menko Perekonomian, Bahas Revatilasi Kota Tua

Restu Hanif
Nov 10, 2025

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) saat bertemu dengan Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (kiri) di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/11).

KOSADATA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendorong agar revitalisasi kawasan kawasan Kota Tua dan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe A standar internasional di Sumber Waras, Jakarta Barat dapat dimasukkan kedalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Upaya tersebut Pramono sampaikan saat dirinya menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Hari ini, kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal, yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras. Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” kata Pramono pada Senin, 10 November 2025 di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat. 

Pramono menjelaskan bahwa dalam melakukan revitalisasi kawasan Kota Tua, Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng Danantara beserta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif demi tercapainya pengembangan dan pembangunan yang optimal. 

“Di kawasan Kota Tua, ada sejumlah aset yang dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI akan sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan dengan optimal,” ujarnya. 

Selain Revitalisasi Kota Tua, Pemprov DKI sedang menyiapkan pembangunan rumah sakit berstandar internasional di atas lahan Sumber Waras seluas 3,6 hektare setelah mendapatkan clearance dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

“Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan luas area dan lokasi yang strategis, kami ingin rumah sakit ini menjadi rujukan utama di Indonesa yang berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya,” ucap Pramono. 

Pramono berharap,

Related Post

Post a Comment

Comments 0