Menuju Resertifikasi, ITPLN Perkuat Sistem Mutu Lewat Audit ISO

Abdillah Balfast
Feb 09, 2026

Wakil Rektor I ITPLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, ST., M.Sc

KOSADATA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali menjalani audit surveillance ISO yang dilakukan PT Sucofindo (Persero) sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi mutu pendidikan dan tata kelola institusi. Audit ini mencakup penerapan ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) serta ISO 9001:2015 sistem manajemen mutu.

Wakil Rektor I ITPLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, ST., M.Sc., menyatakan audit surveillance kedua menjadi tahapan penting untuk memastikan standar mutu yang telah disertifikasi benar-benar diterapkan dalam seluruh aktivitas akademik dan nonakademik kampus.

“Audit ini memastikan sistem manajemen mutu tidak hanya bersifat administratif, tetapi dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Susy di Kampus ITPLN, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, audit tersebut juga menjadi bagian dari persiapan ITPLN menjelang berakhirnya masa berlaku sertifikat ISO pada Oktober 2026. Melalui proses ini, ITPLN menargetkan dapat kembali memperoleh sertifikasi ulang.

“Kami ingin memastikan mutu layanan pendidikan terus meningkat dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional,” katanya.

Auditor PT Sucofindo (Persero), Andi Dewi Sartika Syamsul, menjelaskan audit ISO 9001 dan ISO 21001 dilaksanakan selama dua hari untuk menilai kesiapan dan implementasi sistem manajemen mutu serta sistem manajemen organisasi pendidikan di ITPLN.

“Kami menilai kesesuaian penerapan sistem berdasarkan klausul ISO dan regulasi pendidikan tinggi yang berlaku,” ujarnya.

Proses audit mengacu pada 10 klausul ISO 21001 dan 10 klausul ISO 9001, serta regulasi nasional, termasuk Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, auditor juga menelaah regulasi internal ITPLN

Related Post

Post a Comment

Comments 0