Foto: dok. Daarut Tauhiid
KOSADATA — Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, mengingatkan umat agar tidak menggantungkan hidup hanya pada gaji. Dalam sebuah tausyiah, ia menilai banyak orang cemas menghadapi masa depan karena menganggap gaji sebagai satu-satunya sumber rezeki.
Menurut Aa Gym, keluhan semacam “Kalau hanya mengandalkan gaji, bagaimana saya bisa membeli ini dan itu?” muncul akibat kegelisahan hati dan lupa bahwa rezeki berasal dari Allah, bukan kantor maupun atasan.
“Gaji itu hanya satu bagian kecil dari luasnya pintu rezeki Allah. Sumbernya bisa bermacam-macam, bahkan dari jalan yang tidak pernah terpikirkan manusia," ujar Aa Gym seperti dilansir laman resmi Daarut Tauhiid, Senin, 22 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa rezeki tidak sebatas penghasilan bulanan, melainkan seluruh nikmat yang dititipkan Allah—mulai dari kesehatan, kesempatan, kemudahan, pertolongan, hingga keberuntungan yang datang di luar dugaan.
Aa Gym menyampaikan, selama hidup, setiap manusia telah dijamin rezekinya oleh Allah. Tak seorang pun akan meninggal sebelum seluruh rezekinya disempurnakan. Karena itu, kekhawatiran berlebihan justru melemahkan hati dan menggerus kepercayaan kepada Sang Pemberi rezeki.
“Tugas manusia hanya berusaha sebaik-baiknya, dengan cara halal dan penuh integritas. Selepas itu, pintu-pintu rezeki adalah urusan Allah yang pasti datang pada waktu dan cara paling tepat," katanya.
Tausyiah tersebut menjadi pengingat agar umat memberi ruang bagi keyakinan, bukan kecemasan.
“rezeki bukan tentang seberapa keras kita menggenggam. Tapi seberapa kuat kita percaya kepada Allah," tandasnya.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0