Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa. Foto: ist.
KOSADATA — Lingkaran survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei terhadap pemilih dari Presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak langsung atau dipilih oleh DPRD.
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengungkapkan, hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas pemilih Prabowo menyatakan menolak wacana Pilkada dipilih oleh DPRD. Dalam survei tersebut, sebanyak 67,1 persen menyatakan kurang setuju/tidak setuju sama sekali, 29,9 persennya setuju, dan tiga persen tidak setuju atau tidak tahu.
"Teknik pengumpulan data wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner, jadi bukan dengan pencuplikan, atau telepon, atau media sosial. Tetapi langsung kita menerjunkan tim surveyor kita ke lapangan," kata Ardian pada Rabu, 07 Januari di Kantor LSI Denny JA, Jakarta.
Ardian juga menerangkan, dalam survei tersebut, LSI Denny Jeka juga menghasilkan data bahwa pemilih dalam Pilpres 2024 juga menolak Pilkada dipilih DPRD.
Untuk responden pemilih Anies Baswedan, sebanyak 60,9 persen menolak, sedangkan pemilih Ganjar Pranowo, angka penolakan mencapai 77,5 persen.
"Siapapun pilihan capresnya, mayoritas menolak Pilkada lewat DPRD," ujar Adrian.
Adrian menyatakan survei yang melibatkan 1.200 responden tersebut dapat mewakili seluruh masyarakat Indonesia. Karena hasil survei-survei pemilu sebelumnya, survei yang dihasilkan dengan jumlah responden itu nyaris sama dengan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0