Penerapan layanan Ferizy Go Live di NTT pada Juli. Foto dok ASDP
Shelvy menjelaskan, bagi calon penumpang yang akan melakukan pemesanan tiket kapal ferry dapat mengunjungi website dan mobile apps Ferizy atau sales channel Ferizy lainnya.
Selanjutnya, melalui aplikasi pengguna jasa dapat mengisi kolom jadwal keberangkatan, pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, kelas layanan, jenis pengguna jasa, dan golongan kendaraan.
"Pastikan semua data sudah terisi dengan benar dan lengkap, dan berangkat ke pelabuhan sesuai dengan jadwal yang tertera di tiket," katanya.
Shelvy mengingatkan bagi pengguna jasa dengan data pribadi dan/atau data kendaraan yang tidak sesuai dengan identitas penumpang dan/atau kendaraan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan check in.
Langkah selanjutnya setelah melakukan reservasi, pengguna jasa dapat melakukan pembayaran secara online, dan terakhir calon penumpang akan mendapatkan tiket elektronik.
"Persiapkan perjalanan Anda sejak jauh hari, karena reservasi tiket Ferizy dapat dilakukan mulai 60 hari sebelum hari keberangkatan (H-60) sampai dengan dua jam sebelum jadwal masuk pelabuhan," ujarnya.
Hingga saat ini, ASDP telah sukses menjalankan transformasi digitalisasi tiket ferry di 28 pelabuhan yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Lembar, Padangbai, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlea, Batulicin, Tanjung Serdang, Bajoe, dan Kolaka.
Menurut Shelvy, dengan pemesanan tiket secara online, maka konsumen dapat membeli tiket di manapun dan kapanpun melalui website dan mobile apps Ferizy atau sales channel Ferizy lainnya.
Tidak hanya itu, pengguna jasa semakin dimudahkan dalam layanan pembayaran melalui berbagai metode seperti mobile banking, e-wallet, gerai ritel, dan i-banking. Sedangkan, untuk pilihan pembayaran nontunai dapat
Comments 0