Foto: ist.
KOSADATA — PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi liquefied petroleum gas (LPG) nasional tetap lancar dengan mengoptimalkan armada logistik laut yang terintegrasi.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo mengatakan kesiapan armada menjadi kunci dalam menjaga kelancaran distribusi LPG nasional.
“Distribusi LPG merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga harus dikelola secara seimbang antara pasokan dan kebutuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 10 April 2026 di Jakarta.
Distribusi didukung kombinasi kapal milik dan sewa (charter), terdiri dari sembilan kapal LPG milik serta lebih dari 30 kapal charter untuk menjangkau berbagai wilayah. Setiap kapal mampu mengangkut sekitar 1.700 hingga 2.000 metrik ton per perjalanan.
Secara total, distribusi LPG melalui jalur laut mencapai sekitar 223 ribu metrik ton per bulan. Penyaluran terbesar berada di Sumatera Bagian Utara, disusul Jawa Barat dan Banten, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatera Bagian Selatan, hingga Kalimantan serta Maluku-Papua.
Pertamina juga mencatat adanya peningkatan permintaan di sejumlah wilayah seperti Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Untuk itu, perusahaan melakukan penyesuaian operasional agar distribusi tetap terjaga.
Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan LPG secara bijak sesuai kebutuhan agar pasokan merata.
Seluruh proses distribusi dijalankan dengan standar kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) guna memastikan operasional tetap aman dan andal.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0