Wartawan Diduga Diusir Saat Meliput Demo Karyawan Perum DAMRI di Kantor Pusat

Abdillah Balfast
Mar 11, 2026

Aksi karyawan DAMRI yang menuntut haknya. (Foto: Ist)

KOSADATA — Seorang jurnalis dari media online ASKARA, Shendy Marwan, diduga mengalami pengusiran saat melakukan peliputan aksi demonstrasi karyawan Perum DAMRI di kantor pusat perusahaan yang berlokasi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika Shendy tengah mendokumentasikan situasi aksi yang berlangsung di halaman kantor pusat DAMRI. Ia mengaku sudah memperkenalkan diri sebagai jurnalis dan menunjukkan kartu identitas pers saat melakukan peliputan.

“Saat saya melihat sebagian pendemo sudah berada di halaman, otomatis saya mengikuti dan mendokumentasikan situasi yang ada. Padahal saya sudah memperkenalkan diri dengan menunjukkan ID card,” ujar Shendy.

Menurutnya, pada awalnya tidak ada larangan dari pihak keamanan maupun internal perusahaan terhadap aktivitas peliputan tersebut. Ia juga telah berkomunikasi dengan petugas keamanan setempat.

Namun situasi berubah ketika seorang perempuan yang diduga bernama Indri, yang disebut berasal dari bagian umum Perum DAMRI, melarang kegiatan peliputan dan meminta petugas keamanan untuk mengeluarkannya dari area kantor.

“Awalnya tidak ada pelarangan. Namun setelah seorang perempuan yang diduga bernama Indri dari bagian umum muncul, ia langsung melarang dan menyuruh satpam untuk meminta saya keluar. Satpam itu kemudian melakukan sedikit dorongan kepada saya,” katanya.

Aksi demonstrasi tersebut digelar oleh karyawan Perum DAMRI sebagai bentuk protes terhadap manajemen perusahaan terkait sejumlah persoalan hak pekerja yang dinilai belum diselesaikan.

Sekretaris DPP Serikat Karyawan DAMRI, Ernawati, menyatakan pihaknya telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada manajemen perusahaan, namun hingga kini belum memperoleh tanggapan yang jelas.

“Kami sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada manajemen, tetapi yang kami terima baru sebatas janji. Kami berharap bisa bertemu langsung dengan direksi agar ada keputusan yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu,


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0