sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITPLN Tahun Akademik 2026/2027. Foto: ist.
KOSADATA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman kembali menggandeng Institut Teknologi PLN (ITPLN) untuk mencetak generasi muda Pariaman yang siap bersaing di sektor energi dan teknologi melalui program SAGA SAJA Plus (Satu Keluarga Satu Sarjana).
Wali Kota Pariaman, Yota Balad menegaskan, Pemkot Pariaman ingin generasi muda tidak sekadar menjadi penonton dalam perubahan industri, tetapi tampil sebagai pelaku utama. Untuk itu, ia menilai bahwa kolabor si tersebut dapat menjadi jawaban, mengingat ITPLN sebagai institusi pendidikan memiliki keterkaitan langsung dengan industri energi nasional dan BUMN.
"Kami ingin pemuda Pariaman menjadi pemain utama di industri energi masa depan. Kerja sama ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak kita,” kata Yota saat membuka sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITPLN Tahun Akademik 2026/2027 pada Kamis, 12 Februari 2026 di Aula Balai Kota Pariaman.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I ITPLN, Prof. Susy Fatena Rostiyanti mengungkapkan bahwa ITPLN telah mempersiapkan sistem pembelajaran yang tepat untuk menjawab tuntutan tersebut melalui sistem pembelajaran SMART 4-4-2.
Skema tersebut, terangnya, akan memadukan 40 persen teori akademik, 40 persen pembelajaran berbasis pemecahan masalah bersama praktisi industri energi, serta 20 persen pengalaman lapangan melalui kunjungan industri, kuliah tamu, dan praktik langsung, sehingga menjadikan mahasiswa pandai dalam teori, dan lihai dalam praktik di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi terbiasa menghadapi persoalan riil di industri,” ujarnya.
Susy mengungkapkan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor energi menjadi salah satu bidang strategis yang relatif stabil. Karena itu, ITPLN menyiapkan lulusan yang tidak hanya bergelar sarjana, tetapi juga mengantongi sertifikat kompetensi sesuai
Comments 0