Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menghadiri kegiatan bakti sosial dan peringatan Hari Jadi ke-54 BP Batam di Tanjung Banon. Foto: ist.
KOSADATA — Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan Kawasan Transmigrasi Batam-Rempang-Galang (Barelang) diproyeksikan untuk menjadi kawasan terpadu berbasis pariwisata, pendidikan, dan ekonomi masyarakat, setelah dirinya melihat kawasan ini memiliki potensi objek wisata alam yang indah.
Hal tersebut ia sampaikan saat dirinya menghadiri kegiatan bakti sosial dan peringatan Hari Jadi ke-54 BP Batam di Tanjung Banon pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
“Saya sudah beberapa kali datang ke sini dan merasa sangat nyaman tinggal di Tanjung Banon. Udaranya segar, pemandangannya indah, dan suasananya tenang. Kalau Menterinya saja betah, insya Allah masyarakat juga akan betah. Karena itu, kita melihat potensi besar kawasan ini untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata,” kata Iftitah.
Iftitah menjelaskan bahwa kini, pembangunan Kawasan Transmigrasi tidak lagi semata hanya membangun permukiman baru , namun juga berfokus pada upaya pembangunan ekonomi berbasi potensi lokal.
Dirinya melanjutkan, kawasan Barelang yang berada di antara Batam, Rempang, dan Galang, menjadikan kawasan ini memiliki keunggulan karena didukung oleh akses transportasi laut dan udara yang kuat.
“Batam ini luar biasa. Runway terpanjang di Indonesia ada di sini, lebih dari 4 kilometer. Itu artinya Batam sudah dirancang menjadi kota dunia sejak masa Pak Habibie. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan cita-cita itu, tapi dengan memastikan warga Batam, Rempang, dan Galang ikut menikmati hasil pembangunannya,” ucapnya.
Iftitah menegaskan pembangunan Kawasan Transmigrasi ini merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
Sehingga, dia menekankan pentingnya sinergitas antara Kementerian Transmigrasi, Pemerintah Kota Batam, dan BP Batam untuk mewujudkan percepatan pembangunan Tanjung Banon dan kawasan Barelang secara keseluruhan.
“Kita sepakat, tidak boleh ada
Comments 0