Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati. Foto: ist.
KOSADATA — Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati mendorong pemerintah untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
Anis mengatakan, periode Ramadan selalu ditandai dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan perputaran uang yang tinggi. Oleh karena itu, kehadiran negara dalam menjaga stabilitas harga sangat krusial agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani tekanan ekonomi.
“Menjelang Ramadan biasanya perputaran uang dan kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Kami berharap pemerintah bisa menekan harga-harga agar tidak melonjak, sehingga masyarakat mampu menjangkau kebutuhan mereka dan menjalani Ramadan dengan tenang,” ujar Anis dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 20 Februari 2026 di Jakarta.
Anis menerangkan bahwa efektivitas kebijakan pemerintah dalam mengelola pasar merupakan fondasi utama untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Baginya, stabilitas ekonomi nasional harus dirasakan langsung oleh rakyat hingga ke tingkat rumah tangga.
"Kebijakan pemerintah harus lebih efektif dalam menjaga stabilitas. Kita ingin kondisi ekonomi nasional terus membaik, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir dalam menjalani aktivitas ekonomi dan ibadah mereka," ucapnya.
Menurutnya, kesehatan ekonomi merupakan prasyarat mutlak agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memantau ketersediaan pasokan pangan di seluruh wilayah.
“Alhamdulillah kita dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan. Mudah-mudahan ekonomi kita semakin membaik dan semuanya dalam keadaan sehat, sehingga kita bisa fokus menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Komisi XI akan terus memantau instrumen kebijakan fiskal dan moneter agar tetap suportif terhadap penguatan
Comments 0