Dirut Pertamina Akui Kolaborasi Jadi Kunci Utama Jaga Pasokan Energi di Wilayah Terdampak Bencana

Restu Hanif
Dec 08, 2025

Dierktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. Foto: ist.

KOSADATA — Dierktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan berbagai lembaga dan kementerian menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi energi ke berbagai wilayah terdampak bencana.

“Untuk percepatan distribusi BBM dan LPG, kami selalu dalam koordinasi dan tentunya disupport Menteri ESDM yang luar biasa. Untuk SPBU sudah sebagian besar kita perbaiki. SPBU kita maksimalkan beroperasi 24 jam, supaya mengurai antrian yang beberapa waktu lalu cukup panjang,” kata Simon dalam keterangan resminya yang diterima pada Senin, 08 Desember 2025 di Jakarta.

Simon menerangkan, Pertamina juga menerima bantuan dari personel TNI dan Polri, sehingga jumlah petugas layanan SPBU dapat bertambah.

“Dalam tiga sampai empat hari lalu, dapat support yang besar TNI dan Polri. Dimana sebagian dari (personil) TNI dan Polri ikut membantu pengisian BBM bagi masyarakat,” ujarnya.

Simon juga menjelaskan, setelah berhasl memastikan Pasokan Energi di wilayah terdampak, fokus utama Pertamina saat ini bergeser untuk mendistribusikan energi di beberapa daerah yang masih terisolasi dan masih sulit dijangkau.

“Contohnya Aceh Tengah dan Bener Meriah, dimana beberapa waktu lalu kami sewa pesawat perintis untuk mengirimkan solar untuk alat-alat berat dan kami juga akan mengirim dengan Hercules yang volumenya lebih besar,” ucapnya.

Selain itu, Simon juga memastikan bahwa Pertamina telah menyiapkan mekanisme khusus untuk menyuplai LPG ke wilayah terisolir.

“Kami juga berkoordinasi untuk pengiriman (LPG) di daerah-daerah terdampak. Dan yang akan kami lakukan dalam waktu dekat menggunakan sling load untuk pengiriman LPG dengan tetap memperhatikan aspek safety,” tandasnya.***

Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.

Related Post

Post a Comment

Comments 0