Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina. Foto: ist.
KOSADATA — Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mendesak kepada kementerian dan lembaga untuk menjalin sinergi dalam melaksanakan seluruh proses pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Menurutnya, proses pemulihan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga sosial, pendidikan, hingga kesehatan. Untuk itu, Selly menekankan bahwa keberlanjutan kehidupan para penyintas, terutama kelompok rentan harus menjadi fokus utama.
"Nantinya upaya pemulihan ekonomi bagi masyarakat juga akan dikomunikasikan kepada Kementerian Perekonomian agar program pemberdayaan dapat diberikan kepada warga yang kehilangan mata pencaharian," kata Selly dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Senin, 08 Desember 2025 di Jakarta.
Selly menerangkan bahwa Komisi VIII akan segera menggelar rapat kerja terkait usulan tambahan anggaran, terutama untuk mendukung relokasi dan kebutuhan darurat yang disampaikan pemerintah daerah.
"Kami juga menekankan agar seluruh alokasi anggaran, mulai dari APBD hingga dana pusat dan bantuan masyarakat, diawasi secara ketat agar tidak menjadi celah penyalahgunaan," ujarnya.
Selain itu, Selly juga menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan pendidikan anak-anak terdampak tetap berlangsung tanpa hambatan, termasuk potensi relokasi sekolah dan dukungan bagi siswa yang menempuh pendidikan di luar Sumatera Utara.
"Kami juga nanti akan meminta Komisi X DPR untuk mempertimbangkan pembebasan biaya pendidikan bagi mahasiswa korban bencana," pungkasnya***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0