Presiden Prabowo Subianto. Foto: ist.
KOSADATA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa selama satu tahun kepemimpinannya, pemerintah berhasil menjaga ketersediaan pupuk bagi petani secara adil, cukup, dan dengan harga yang terjangkau.
Dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, Prabowo mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut menjadi salah satu faktor utama tercapainya swasembada pangan pada tahun 2025.
"Saya sudah buktikan, pemerintah sudah buktikan begitu kita ambil alih pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani dengan adil dan dengan cukup dan dengan harga yang kita turunkan," kata Prabowo dilansir dari siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu, 8 Februari 2026 di Jakarta.
Selain itu, Prabowo juga menerangkan catatan bersejarah bagi sektor pangan, di mana pemeritah berhasil menjaga cadangan beras nasional tertinggi selama 80 tahun Indonesia berdiri.
Capaian tersebut, ucapnya, merupakan bukti keberhasilan pengelolaan pangan nasional. Pemerintah juga optimis bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan kembali mencapai swasembada pangan pada sektor jagung.
“Insya Allah dalam 3 tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya,”
Selain penguatan produksi, Prabowo memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dalam kurun waktu kurang dari satu setengah tahun. Penerima manfaat tersebut mencakup anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia.
Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat program tersebut meningkat menjadi 82,3 juta orang sebelum akhir tahun 2026.
“Kita sudah bisa memberi makan kepada 60 juta anak-anak, ibu-ibu dan orang-orang tua dan insya Allah sebelum akhir tahun 2026 ini, kita akan sampai 82,3 juta yang berhak,” terangnya.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0