Jakarta Harus Optimalkan Momentum Ledakan Ekonomi Baru

Ida Farida
Nov 14, 2025

Foto: ist

KOSADATA— Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menangkap momentum pertumbuhan pesat sektor akomodasi dan kuliner yang kini menjadi motor penggerak ekonomi Jakarta. 

Dorongan itu menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI yang mencatat sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 9,55 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan III 2025 — tertinggi dibanding sektor ekonomi lainnya.

Ketua Komisi C, Dimaz Raditya, menyebut tren tersebut sebagai sinyal pulihnya aktivitas publik di bidang pariwisata dan konsumsi jasa. 

“Beberapa waktu terakhir, banyak event di Jakarta yang kembali menggeliat dan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal,” ujar Dimaz seperti dilansir laman resmi DPRD DKI Jakarta, Jum'at, 14 November 2025.

Menurut dia, konser musik, festival, hingga gelaran skala besar lainnya membuka efek berantai ke banyak sektor. “Dampaknya tidak hanya dirasakan penyelenggara, tetapi juga hotel, restoran, transportasi daring, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan,” kata dia.

Dimaz menilai Pemprov DKI perlu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi penyelenggara acara. Ia juga mendorong event organizer lebih agresif menggelar kegiatan di Jakarta karena “efek penggandanya besar terhadap pendapatan daerah.” 

Pertumbuhan di sektor akomodasi dan kuliner, lanjut dia, menandakan daya beli masyarakat makin pulih setelah pandemi. “Kalau kegiatan terus hidup, ekonomi daerah ikut bergerak dan pendapatan asli daerah bisa meningkat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala BPS DKI Jakarta Nurul Hasanudin mencatat bahwa kontribusi ekonomi Jakarta terhadap nasional masih yang terbesar, mencapai 16,39 persen. “Jakarta merupakan penggerak utama pertumbuhan di Pulau Jawa,” kata Nurul.***

Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.

Related Post

Post a Comment

Comments 0